Aplikasi Kedokteran Nuklir pada Myocardial Perfusion (Pencitraan Jantung) Menggunakan SPECT (Single Photon Emission Computed Tomography)

Sumber : https://www.kompasiana.com/sigitbc/5bb4a18f677ffb4ce242d764/hindari-resiko-teradiasi-nuklir-di-fasilitas-kesehatan

Oleh Alifatus Wahyu Nur Ma’rifah, Pemenang National Essay Competition 2018 Kategori Mahasiswa/Umum Pusat Studi Nuklir Universitas Airlangga

“…Pencitraan kedokteran nuklir di banyak negara telah berkembang. Namun, pemanfaatan nuklir dalam pencitraan cardiac masih belum banyak berkembang di Indonesia. Padahal, pemeriksaan ini memiliki tingkat  sensitifitas dan spesifisitas yang tinggi. Sehingga seiring perkembangan teknologi kesehatan, peran kedokteran nuklir dalam mengevaluasi kelainan pada jantung ini harus lebih dikembangkan pada rumah sakit yang ada di Indonesia. Pencitraan cardiac (jantung) yang dilakukan pada kedokteran nuklir sering disebut sebagai myocardial perfusion SPECT (Single Photon Emission Computed Tomography). …”

 

Selengkapnya dapat dilihat di:

Alifatus Wahyu Nur Ma’rifah – Aplikasi Kedokteran Nuklir pada Myocardial Perfusion (Pencitraan Jantung) Menggunakan SPECT (Single Photon Emission Computed Tomography)

Leave a Reply

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.